top of page

Kotak Pandora

  • Writer: thesunsbrightside
    thesunsbrightside
  • Jan 18, 2021
  • 1 min read

Tak segalanya harus nampak dan bersuara.

Tak segalanya harus berdaya dan berbicara.

Namun hasilnya,

Badai di mana mana;

Badai di udara,

Badai di sela rongga dada;

Badai di otak para tetua

...yang tak tahu keadaan yang sebenarnya.


Mereka;

Mereka yang penuh tanda tanya,

Namun selalu tutup telinga.

Mereka;

Mereka yang hanya peduli pada selebaran kertas merahnya,

Namun selalu tutup telungkup tangan ia biarkan berbicara.


Aku ini adalah kotak pandora.

Biarkan ia ada di sana;

Tak perlu aku bersuara.

Aku hanya pengembara.

Biarkan aku di sana;

Selubungku adalah zirah tanpa-busana.


Orang bilang persetan harta benda,

Hari berikutnya mati kering lapar tanpa daya.

Orang bilang cinta itu cinta,

Tahun berikutnya mati tercerai berai; bahkan cincin pun terurai.

Orang bilang bakat atau zakat,

Nyatanya uang atau terbuang.

 
 
 

Recent Posts

See All
Arunika

“Persetan”, umpatku di sela lelah, lamban alun nadiku. Belum seminggu kutinggal bara yang tak mau menyala, Dan kini kau ingin ku hadir dalam sedetik, Menarik— namun tak ada harapku, sbab malam itu? Ha

 
 
 
The Unsent Letter to My First Love

There are so many words I cannot say, when I look into your eyes. I want to be able to tell you one day, but I'm left speechless every...

 
 
 

Comments


SUBSCRIBE VIA EMAIL

  • Wattpad
  • deviantart ID
  • Soundcloud
  • Youtube
  • Facebook Page
  • Twitter Account
  • Instagram

© 2018 by thesunsbrightside. Proudly created with Wix.com

bottom of page