top of page

Arunika

“Persetan”, umpatku di sela lelah, lamban alun nadiku. Belum seminggu kutinggal bara yang tak mau menyala, Dan kini kau ingin ku hadir dalam sedetik, Menarik— namun tak ada harapku, sbab malam itu? Harus, kau harus kembali ke pintu rumahmu. Ah, sialan, Sungguh sungguh sialan. Hanyut kikukku dalam hangat peluk sukmamu. “Kita benci ramai, mau ke tempatku?” Dua sekoci liar, lawan arus tuk bertemu Larung aku, dalam indah jurang jujurmu, Runtuh rapuh tembok baja jiwaku ragaku, Ang

Bahagiaku

The Unsent Letter to My First Love

There are so many words I cannot say, when I look into your eyes. I want to be able to tell you one day, but I'm left speechless every...

Blue

Untitled

The Space

I know I couldn’t ever tell you I hate when other girls get too close to you How I was so terrified That you would fall for the other...

Dekat Denganmu

Apa kabarmu hari ini Melekat dalam bayangku? Di setiap langkahku terukir jejakmu Tanpa ku ragu akan hadirmu Di saat kamu datang kembali...

True Colors

"Empaths are built from emotional traumas," I guess so. For as long as I remember, I was that person who everyone trusted their stories,...

Secercah Cerita Tentang Harapan

Tanggal 10, bulan September, tahun 2021. Pandemi tak kunjung pulih. Satu kepakkan sayap kupu-kupu di sana telah menghantarkan kita semua...

-

sang merak terduduuk lesu. sayapnya patah dan pupus nan layu. seharusnya, rasa ini bukanlah hal baru. tapi kali ini begitu ngilu. sang...

Kotak Pandora

Tak segalanya harus nampak dan bersuara. Tak segalanya harus berdaya dan berbicara. Namun hasilnya, Badai di mana mana; Badai di udara,...

Second You Sleep

Hulloooow! Sudah lama akika tidak post. Akika sedang dilanda ke-hectic-an yang sangat amat; mulai dari kepanitiaan nasional TKIMAI,...

SUBSCRIBE VIA EMAIL

  • Wattpad
  • deviantart ID
  • Soundcloud
  • Youtube
  • Facebook Page
  • Twitter Account
  • Instagram

© 2018 by thesunsbrightside. Proudly created with Wix.com

bottom of page